JAKARTA, KOMPAS.com - Dua dari enam orang komplotan perampok ditembak hingga tewas dalam aksi pengejaran pelaku yang Reskrim Polresta Bekasi Kota. Dari para pelaku, polisi berhasil menyita tiga pucuk senjata api (senpi) jenis FN.
"Ada tiga pucuk senjata api jenis FN yang disita polisi dari kawanan pelaku," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (7/8/2012).
Selain menyita senjata api, polisi juga menemukan 3 bilah golok, 1 buah linggis, 1 unit sepeda motor Yamaha Mio merah, 1 unit sepeda motor Yamaha Vega, 2 buah lakban, dan 1 unit mobil Toyota Avanza silver.
Rikwanto menuturkan, peristiwa ini bermula dari penangkapan yang dilakukan Polresta Bekasi Kota pada Selasa dini hari pukul 01.45 WIB di Jalan Raya Jatibening, Pondok Gede, Jakarta Timur. Polisi menemukan kendaraan yang dicurigai sebagai pelaku kejahatan.
Petugas kemudian memepet mobil tersebut, namun mobil tidak mau berhenti sehingga petugas berusaha mengejar. Polisi dan pelaku sempat kejar-kejaran sampai ke Jalan Raya Caman RT 07/03, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.
Di sana, mobil pelaku menabrak tiang listrik hingga berhenti. Para pelaku berhamburan ke luar dari mobilnya. Terjadilah baku tembak antara komplotan perampok itu dengan polisi.
Akhirnya tim polisi dapat menghentikan perlawanan para pelaku. Dua dari pelaku tewas, yakni Idar dan Ali akibat luka tembak yang didapatnya. Kedua pelaku tewas dalam perjalanan ke RSU Bekasi. Sedangkan pelaku yang berhasil diringkus bernama Budi, Samsul, Agung Gunawan dan Zulkarnain.
"Saat ini masih dikembangkan untuk melakukan penangkapan 4 pelaku lain yang merupakan kelompok tersebut," pungkas Rikwanto.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang